Kartel narkoba terbesar di kawasan Jermal, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, diduga hendak beroperasi kembali.

Salam persisi.web id

Hal ini terungkap saat Polrestabes Medan menggelar patroli skala besar pada dini hari menyusul adanya dugaan praktik peredaran narkoba di wilayah yang sebelumnya telah dimusnahkan tersebut.

Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP Dhana Noer Kurniawan pada Senin (1/6/2026) menyebut patroli ini dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Jermal ini sebelumnya sudah dibersihkan, sehingga kami ingin memastikan jika praktik serupa tidak terulang lagi,” kata Dhana.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan sebuah bangunan kosong tertutup yang di dalamnya terdapat meja dan kursi. Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yusuf Nugraha menduga bangunan itu akan dijadikan barak narkoba.

“Ada indikasi praktek narkoba di tempat ini akan dihidupkan kembali dengan pola yang berbeda,” kata Rafli.

Rafli menjelaskan bahwa para pelaku kini mengubah pola operasional mereka agar tidak mudah terdeteksi.

“Sebelumnya di tempat ini barak-barak narkoba secara terbuka dan terang – terangan, kali ini kami mendeteksi para pelaku ingin mencoba pola baru dengan berkamuflase di dalam bangunan kosong,” ujarnya.

Sebagai tindakan tegas, petugas kepolisian langsung membakar meja serta kursi di bangunan tersebut agar tidak bisa lagi digunakan.

“Kami akan persempit ruang gerak narkoba di tempat ini, akan kita kikis dari hulu sampai hilir. Jermal ini merupakan daerah pantauan kami, tidak akan ada ruang bagi setiap pelaku narkoba,” pungkas Rafli.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *